KabarJambi.net – Kasus dugaan korupsi proyek Jalan Wilayah II Jambi Jalan Suak Kandis – Jalan Desa Simpang tahun 2012 dengan panjang sekitar 5 Km yang merugikan negara mencapai Rp. 2,8 miliar terus bergulir hingga ke meja hijau.

Setelah kontraktor kelas kakap Ali Abi  disidang beberapa waktu lalu, kini giliran  Apit Aris, yang merupakan pejabat Pemprov Jambi yang saat itu sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) bakal disidang di pengadilan.

Kasi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi, Arief Syafrianto SH MH mengatakan, berkas Apit Aris sudah dilimpahkan. “Ia, berkasnya hari ini sudah di limpahkan ke pengadilan, nanti secepatnya akan disidang,” katanya singkat, Rabu (21/12/2016)

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi proyek jalan ini muncul pada tahun 2012, yakni proyek dengan pagu anggaran Rp9,7 M. Proyek ini dilelang secara terbuka lalu dimenangkan oleh PT Kosambi Laksana Mandiri. Tiba saatnya dalam pengerjaan, proyek disubkan (dijual) ke PT Kent Brother Mulia Sejahtera (KBMS), milik Josua alias Bujang.

Selanjutnya PT KBMS yang mengerjakan proyek ini. Setelah habis masa kontrak, proyek itu tak sesuai spek karena kekurangan volume pekerjaan. Apit sebagai KPA dan Widodo sebagai PPTK tahu bahwa proyek disubkan ke kontraktor PT Kent Brother, yang jelas melanggar Perpres pengadaan barang dan jasa dan dibiarkan.

Dalam kasus ini keempat tersangka melanggar Primair Pasal 2 (1) UU 31 tahun 1999 jo UU No 20 tahun 2001 jo pasal 55 (1) ke 1 KUHP. Subsidair Pasal 3 UU 31 tahun 1999 jo UJ No 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP. (fa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here