KabarJambi.net – Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman tidak mendukung pasangan Agus Harimurti Yudhoyono – Sylviana Murni. Hayono justru mendukung pasangan yang diusung PDIP Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat (Ahok – Djarot).

Hayono beralasan Ahok berhak mendapatkan kesempatan satu periode lagi untuk menyempurnakan program-program yang dimilikinya.

“Wajar kalau seseorang tidak bisa memuaskan semua kalangan masyarakat, pasti ada yang kecewa. Tapi saya lihat program-program Ahok telah menunjukkan hasil. Kalau dulu di Kemang banjir bisa berhari-hari. Sekarang cuma semalam. Perbaikannya bertahap tapi menunjukkan hasil,” tandas Hayono.

Hayono berharap Pilkada DKI Jakarta yang memiliki tiga pasangan calon dapat berjalan sesuai dnegan rencana, lancar tanpa ada yang berusaha memecah belah menggunakan isu SARA.

“Anggota partai politik harus bisa mendidik masyarakat untuk memilih pemimpin dari kapasitas bukan dari etnis. Kalau pilih pemimpin berdasarkan SARA, bisa kacau negeri kita seperti Irak dan Suriah,” kata Hayono.

Selain itu, melihat ragamnya agama yang dianut oleh para calon, Hayono juga meminta masyarakat agar dapat membedakan antara agama dan pemerintahan.

Haryono mengatakan karena dirinya Muslim, dia jelas akan menolak diimami Basuki Tjahaja Purnama saat menjalankan ritual agama. Tetapi kalau dalam pemerintahan, dirinya akan pilih Ahok karena Ahok membangun Jakarta dari hati untuk masyarakat. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY