KabarJambi.net – Pemerintah Provinsi Jambi memblokir anggaran untuk memberangkatkan kontingen atlet difabel ke Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Jawa Barat. Anggaran diblokir dengan alasan kondisi anggaran yang sulit dan butuh penghematan.

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Provinsi Jambi Syafrizal sangat menyayangkan keputusan Pemerintah Provinsi Jambi ini. Padahal, NPC sudah mempersiapkan atlet sejak beberapa bulan lalu. NPC telah melakukan persiapan untuk menghadapi Peparnas Jawa Barat. Sebanyak 35 atlet difababel telah mengikuti pemusatan pelatihan dan siap diberangkatkan ke even tingkat nasional tersebut.

“Saya berharap Pemerintah Provinsi Jambi tidak membatalkan keberangkatan kontingen difabel ke Peparnas Jawa Barat. Alasannya, selain persiapannya sudah lama dimulai, kami tidak ingin dilakukan secara diskriminasi oleh pemerintah derah,” ujar Syafrizal, Ketua NPC Provinsi Jambi.

Menurut Syafrizal, anggaran yang digunakan untuk memberangkatkan kontingen Peparnas Jambi tidak sebesar anggaran yang digunakan untuk memberangkatkan atlet Jambi ke PON.

“Anggaran untuk atlet difabel ke Peparnas tidak sampai 10 persen dibanding anggaran atlet PON. Jadi, kami berharap agar pemerintah memahami hal ini,” ujar Syafrizal.

Lagipula, tambah Syafrizal, atlet difabel Jambi telah menunjukkan prestasi yang bagus.

“Terakhir di Peparnas Riau, atlet difabel Jambi berhasil meraih 3 medali emas, 2 medali perak, dan 4 medali perunggu. Atlet difabel Jambi juga berprestasi di tingkat Asia Tenggara. Pada Paralympiade Asia Tenggara, atlet Jambi yang mewakili Indonesia berhasil meraih medali perak dan medali perunggu,” ujarnya. (am)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY