KabarJambi.net – Seorang dokter yang bertugas di RS Royal Prima menabrak bengkel saat mengendarai mobil. Dokter yang bernama Yulis Riangga Pratama ini hampir menewaskan pemilik bengkel, Zuki, dan kedua anaknya yang masih balita.

Kepada korban dan warga sekitar, Yulis mengaku tidak bisa mengendalikan mobil yang dikendarainya karena penyakit epilepsi yang dideritanya kambuh.

Namun, menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dr Andi Pada, seorang dokter yang menderita epilepsi tidak boleh lagi menjadi dokter.

“Menjadi dokter harus sehat jasmani dan rohani,” ujar Andi Pada kepada KabarJambi.net, Kamis (22/12/2016).

Menurut dia, sangat berbahaya jika dokter menderita epilepsi kambuh ketika sedang menangani pasiennya.

“Misalnya, dia sedang melakukan tindakan operasi terhadap pasien, lalu tiba-tiba epilepsinya kambuh. Kan sangat berbahaya,” ujarnya. (mu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here