Kabarjambi.net – Program satu juta rumah layak huni pemerintah pusat akan merambah masyarakat Kota Jambi.

Selain menjalankan program satu juta rumah layak huni, pemerintah juga akan memberikan kemudahan suku bunga tetap hingga 5 persen selama 20 tahun kepada masyarakat, serta membebaskan uang muka sebesar Rp empat juta per unit.

Dirjen Pusat Pengelola Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Maurin Sitorus mengatakan, program pemerintah pusat tersebut untuk membantu masyarakat kecil agar dapat memiliki rumah dengan mudah dan tanpa beban tinggi.

Selain itu pemerintah pusat juga memberikan bebas pajak pertambahan nilai 10 persen, serta bantuan sarana prasarana fasilitas umum sebesar 6,2 juta per unit kepada masyarakat kecil agar dapat memiliki rumah.

“Kita bangun komplek rumah yang bagus, sistem drainasenya hingga pengelolaan sampahnya, agar komplek tersebut bersih dan layak huni,” ujarnya usai menghadiri pameran rumah rakyat, di lapangan GOR Kota baru, Kota Jambi.

Maurin Sitorus juga menyebutkan sampai saat ini dari program sejuta rumah layak huni, baru terealisasi sekitar seratus sepuluh ribu rumah KPR. “Saya belum dapat angka detailnya, tapi kalo KPR subsidinya baru terealisasi sebesar 110.000 rumah,” ungkapnya di sela-sela menghadiri pameran rumah rakyat yang  diselenggarakan pada tanggal 12 – 16 Oktober 2016 itu.

” Yang jelas bantuan rumah yang bersubsidi dari pemerintah adalah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Siapa itu, yaitu mereka yang berpenghasilan hanya sampai empat juta kebawah, kedua memang mereka yang belum memiliki rumah, dan yang terakhir rumah tersebut harus ditempati,” jelas Dirjen.

Ia mengatakan rumah tersebut boleh disewakan atau dijual setelah lima tahun. “Jika mau dijual itu pun harus di jual ke lembaga yang telah ditentukan oleh pemerintah,” tegasnya.

Selain itu untuk memastikan program tersebut benar-benar tepat pada sasaran akan ada tim yang akan melakukan pengecekan dan penyaringan di lapangan. “Jika ditemukan rumah tersebut kosong maka orang yang bersangkutan akan kita panggil,” katanya

Sementara itu, Sekda Provinsi Jambi Ridham Priskap juga menyambut baik atas program tersebut, karena program tersebut sangat tepat untuk masyarakat yang punya penghasilan rendah, dengan disubsidi oleh pemerintah dengan bunga cicilan paling rendah, serta bebas bayar pajak.

“Karna saat ini di Jambi membutuhkan rumah layak huni sebanyak 14 ribu lebih dari jumlah penduduk 3,4 juta jiwa,” terangnya.

Ridham berharap program tersebut dapat berjalan baik dan bekerjasa yang baik juga dengan semua pihak pengembang, karena program tersebut merupakan pertama kali dilaksanakan di Provinsi Jambi, sehingga diharapkan benar-benar tepat  sasaran.

Sementata itu, Sekda Kota Jambi, Daru Pratomo menyebutkan, untuk  kebutuhan rumah dilingkup ASN dan guru PAMI di Kota Jambi hampir mencapai 2000 unit rumah. “Saya minta regulasinya yang paling gampang, agar mudah dihuni oleh tenaga guru PAMI,” pungkasnya. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY