Rapat koordinasi GP Ansor Merangin dan Kasat Intel Polres Merangin terkait pengaman pengajian akbar yang akan dihadiri Ketua PB NU Prof Dr KH Said Aqil Siroj

Kabarjambi.net – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Prof DR Kyai H Said Aqil Siroj akan mengisi pengajian akbar di Merangin, Kamis (3/8). Diperkirakan pengajian di Mesjid Baitul Makmur itu akan dihadiri oleh ribuan warga Nadhliyin.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro mengatakan pihaknya tidak main-main dalam mempersiapkan pengamanan Kyai Said. “Ratusan personil kami turunkan melakukan pengamanan Kyai Said. Standar pengamanan tokoh nasional,” ujar Aman Guntoro.

Dikatakan Aman Guntoro, pengamanan mulai dari penjemputan di Bungo. Berlanjut ke rumah dinas Bupati Merangin. Lalu di lokasi pengajian, mesjid Baitul Makmur. Hingga terakhir mengantar hingga ke perbatasan Merangin – Kerinci.

“Dari Polda juga ada beberapa orang. Anggota Brimob juga dilibatkan. Berkordinasi dengan ribuan anggota Banser GP Ansor. Beliau bukan tokoh sembarangan, tapi memang tokoh nasional,” ujar Aman lagi.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua PC GP Ansor Merangin Muchlisin, mengatakan 2.300 orang anggota Banser dikerahkan. Para anggota Banser sudah bekerja sejak Rabu (2/8) pagi. Memasang bendera di sepanjang jalan utama di Kota Bangko. Hingga mengamankan di lokasi pengajian.

Ia memengatakan bahwa kordinasi dengan pihak kepolisian berjalan dengan baik. Ia berharap pengajian berjalan lancar dan sukses. “Jumlah pasti jamaah yang hadir saya belum tahu. Tapi diperkirakan tidak kurang dari 6.000 orang,” ujar Muchlisin lagi.

Ketua PC NU Merangin, H Zoztafia Mukhtar juga mengamini. Ia mengatakan kedatangan tokoh nasional kaliber Kyai Said menjadi momentum yang sangat berharga tidak hanya bagi keluarga besar NU Merangin. Melainkan juga untuk warga Merangin secara keseluruhan.

Ia mengatakan, belakangan Kyai Said memang sering dipojokkan dengan berbagai isu yang disebarkan oleh orang-orang yang tak senang dengan eksistensi NU. Ia mempersilakan orang yang menentang Kyai Said untuk datang ke pengajian yang berliau hadiri dan mendengarkan langsung ceramahnya.

“Saya pikir ini momen yang sangat baik. Selama ini masyarakat kita banyak dibodohi oleh berita yang memojokkan beliau. Video ceramah beliau sengat dipotong-potong dan komentarnya dikutip tidak utuh. Tujuannya jelas mendiskreditkan beliau secara personal dan organisasi NU umumnya. Maka sebaiknya datang,” ujar Zoztafia.(mm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here