KabarJambi.net – Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan sudah enam hari usaha evakuasi korban Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) belum bisa menghasilkan karena kondisi di dalam lobang hanya muat satu orang dan sulit, pasalnya petugas harus merangkak.

“Jadi sulit belum lagi dengan curah hujan dan memang posisi terowongan itu dibawah sungai besar ini, jadi adanya longsor itu pekerja-pekerja tidak memperkirakan itu, ini lah mungkin musibah itu terjadi, tapi kita upayakan terus,” kata Zola saat di Kawasan Lobang PETI, Kabupaten Merangin, Sabtu (29/10/2016)

Zola menjelaskan, pihaknya akan terus mencoba walaupun sampai saat ini belum membuahkan hasil dan memcoba fokus ke titik seberang sungai karena menurutnya jarak dan keberadaan Jenazah lebih dekat.

“Disini, ini sampai 30 Meter, disana (Seberang Sungai-Red) kurang dari 20 M, kita juga akan upayakan alat berat untuk mempercepat teknis nya saya minta dapat untuk diperhitungkan karena kita juga ingin keselamatan bagi para petugas,” terang Zola.

Selanjutnya, Zola mengatakan dengan upaya itu mudah-mudahan ini bisa untuk mengevakuasi 11 Jenazah Penambang di lobang maut tersebut. “Saya rasa keluarganya pasti menunggu, juga mungkin kita tak bisa bayangkan bagaimana perasaanya,” ungkap Zola.

Zola mengatakan alhamdulillah rekan- rekan aparat, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, Basarnas, BPBD selalu siap dilokasi juga didukung para masyarakat untuk mengevakuasi Jenazah.

“Selain memperhatikan keluarga kita juga perhatikan semuanya, semua bekerja, karena sudah 6 kali 24 jam kerja terus di sini mohon do’anya seluruh masyarakat jambi upaya kita untuk dapat di permudah mengevakuasi 11 jenazah, walaupun besok sebetulnya batas waktu tanggap daruratnya habis namun itu tidak membuat kita berhenti untuk berupaya dan bisa di perpanjang,” jelas Zola.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY