Camp pekerja PETI Merangin

Kabarjambi.net – Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali makan korban. Kali ini korban bernama Ahmad Suparno berusia 38 tahun.

Merujuk data kepolisian, Ahmad diketahui merupakan warga Dusun Bukit Tiga Desa Lubuk Gaung Kecamatan Batang Masumai. Ia tewas setelah tertimbun tanah pada Jumat (11/8) lalu.

Pasca tertimbun tanah PETI, Ahmad sempat dilarikan ke RSD Kolonel Abundjani di Bangko. Namun setiba di RS, Ahmad dinyatakan sudah meninggal.

Kapolres Merangin AKBP Aman Guntoro melakui Paur Humas Ipda EH Sitorus, mengatakan pada Jumat lalu korban masih nambang. Hanya saja polisi baru mengetahui kejadian ini pada Sabtu (12/8).

Begitu mendapati kabar ini, polisi mendatangi rumah duka di Lubuk Gaung. Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.

“Kita baru mengetahui jika ada korban PETI setelah dua hari kejadian.Kita telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memang betul korban meninggal akibat PETI,” ujar Ipda EH itorus.

Sitorus mengatakan polisi masih mendalami kasus tersebut. Polres Merangin akan memanggil pemilik tanah dan pemilik mesin PETI untuk dimintai keterangan.

“Kasus ini akan kita lakukan penyelidikan. Kita akan panggil pihak-pihak terkait seperti pemilik tanah dan pemilik mesin untuk dimintai keterangan,” tutup Sitorus.(Marsis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here