Kabarjambi.net- Sebanyak 360 warga binaan Lapas Klas IIA Jambi dalam kasus narkoba direhabilitasi. Pasalnya, dari 1.600 warga binaan lapas klas IIA Jambi sekitar 800 orang atau setengahnya merupakan tahanan kasus narkoba.

Tingginya angka keterlibatan narkoba pada masyarakat yang mengakibatkan hampir setiap hari seluruh lembaga pemasyarakatan (LP) dimasuki oleh tahanan dalam kasus narkoba, baik yang telah disidang, ataupun masih dalam titipan.

Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi, Dwi Prasetyo Santoso mengatakan, hampir setiap hari ada saja tahanan narkoba yang masuk, baik tahanan yang telah di vonis maupun tahanan titipan.

” Disini aja (Lapas Kelas IIA Jambi) dari 1600 orang sekitar 800 itu tahanan kasus narkoba,” kata Dwi, Selasa (11/10/2016)

Lanjut Dwi, sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat melalui Kementrian Hukum dan HAM, saat ini pihaknya sudah memberlakukan rehabilitasi bagi  warga binaan kasus narkoba.

” Hal itu sudah berjalan sejak tahun 2015 lalu. Jadi sudah ada 6 gelombang. perangkatan jumlah yang kita kirim 60 orang, dan I telah berjalan terus,” terangnya.

Selain itu, Kanwil  Kemenkumham Provinsi Jambi juga mengatakan  pihaknya terus memperketat pengawasan untuk kasus narkoba di dalam lapas.

Salah satunya menggunakan alat deteksi narkoba. tujuannya untuk mendeteksi penggunaan narkoba di lapas maupun peredarannya.

” Kita alat masih ada sekitar 1000, masih bisa untuk tiga bulan kedepan. karena jumlah tahanan banyak, dan hampir setiap hari ada, khawatiran kita kurang,” ungkapnya dalam rangka memperingati hari  Dharma Karyadhika Kementrian Hukum dan HAM seluruh Indonesia. (fa)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY