Salah satu sawah gagal panen akibat banjir

Kabarjambi.net – Banjir mengakibatkan kerugian besar bagi petani di Kabupaten Tebo. Karena ratusan hektar lahan pertanian habis terendam air.

Akibatnya bisa ditebak, yakni gagal panen. Dinas Pertanian Kabupaten Tebo mengatakan sudah mengantongi data mengenai lahan pertanian yang gagal panen atau fuso.

Kepala Dinas Pertanian Tebo, Ir Sarjono, menyebut angka gagal panen seluas 353 hektar. Baik sawah ataupun lahan pertanian lainnya. Dimana padi sawah seluas 265 hektar.

“Padi sawah yang gagal panen 265 hektar. Lalu jagung 66,5 hektar. Selebihnya kedelai dan cabai,” ujar Sarjono.

Kondisi gagal panen tersebar di banyak desa. Diantaranya Desa Jati Belarik, Punti Kalo, Mangunjayo, Sumay, Tebing Tinggi, dan Muara Kilis. Desa lainnya adalah Betung Berdarah dan Teluk Rendah Pasar.(Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here