Rampok (net)

KABARJAMBI.NET, Bangko – Mendekati bulan Ramadhan, warga Merangin mesti ekstra hati-hati. Pasalnya, aksi penjambretan kini sudah mulai marak. Bahkan dua hari berturut aksi tersebut terjadi di tengah kota Bangko. Para korbannya adalah kaum perempuan yang mengenakan perhiasan.

Pertama terjadi pada Rabu (9/5), seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerintahan Kabupaten Merangin menjadi korban penjambretan. Darneli (41) warga Kelurahan Pematang Kandis itu dijambret sekitar pukul 12.45 Wib, saat pulang dari sekolah tempatnya mengajar.

Dimana saat pulang sekolah itu, korban yang mengendarai sepeda motor melintasi di jalan Imam Bonjol Kelurahan Pematang Kandis. Namun sesampai di jalan Kurnia Teluk Kandis, tiba-tiba korban dipepet dua orang tak dikenal menggunakan sepeda motor Supra X dari sebelah kiri.

Saat memepet korbannya, pelaku langsung menarik perhiasan emas jenis gelang milik korban yang saat itu dipakai di tangan korban sebelah kiri. Usai berhasil menjambret emas milik korban, pelaku langsung melarikan diri.

Akibatnya, perhiasan emas berupa gelang sebanyak lima mayam atau senilai Rp 10 juta raib di bawa penjambret.

Kejadian serupa juga dialami Nopi (40) yang juga merupakan PNS di lingkup Pemkab Merangin. Warga Pasar Atas Bangko ini dijambret saat melintas di depan Taman Bukit Tiung Bangko, Kamis (10/5) sekitar pukul 9.30 Wib.

Kejadian berawal saat korban belanja disalah satu mini market. Saat kembali ke rumah korban melintas di jalur tengah jalan lintas sumatera mengunakan sepeda motor .

Namun sesampai di lokasi korban dipepet dua orang pelaku berboncengan motor FU. Setelah memepet korban, pelaku juga langsung menarik gelang korban yang dipakai di tangan sebelah kiri. Setelah mendapatkannya pelaku langsung melarikan diri.

Kejadian ini membuat korban kehilangan gelang emas seberat 10 mayam atau sekitar RP 20 juta.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Paur Humas Ipda Echo Sitorus membenarkan, adanya dua kejadian tersebut. Terkait dengan kejadian ini, kedua korban telah membuat laporan.

“Kasus tersebut dalam penyelidikan anggota Sat Reskrim. Anggota Sat Reskrim masih di lapangan untuk memburu para pelaku. Saya menghimbau agar berhati-hati saat berjalan sendiri apalagi membawa barang berharga,” ungkapnya, Jumat (11/5).(May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here