Ilustrasi

KabarJambi.net – Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani mengatakan, selama setahun pihaknya telah memecat atau melakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada 20 orang oknum kepolisian yang bermasalah dan telah memiliki kekuatan hukum tetap.

“Untuk tindakan tegas terhadap seluruh anggota kepolisian di Jambi, telah kami lakukan dengan melakukan PTDH sebanyak 20 orang anggota polisi pada 2016 dan jumlahnya ini menurun dibandingkan 2015 sebanyak 25 orang,” kata Kapolda Jambi, Brigjen Pol Yazid Fanani, saat press release akhir tahun 2016 di Mapolda Jambi, Sabtu (31/12/2016)

Selain melakukan penegakan hukum terhadap masyarakat umum, pihak Polda Jambi juga telah melakukan penindakan hukum terhadap anggotanya yang bermasalah karena melakukan pelanggaran.

Pada tahun ini jumlah pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Polda Jambi dan jajarannya ada sebanyak 388 orang dengan telah diberikan sanksi mulai dari sanksi disiplin ada 243 orang, pelanggaran kode etik polisi 35 orang.

Kemudian lagi untuk kasus anggota yang terlibat narkoba ada 72 orang pada 2016 atau terjadi peningkatan dibandingkan 2015 lalu yang hanya tercatat 59 orang.

“Untuk pelanggaran tindak pidana narkoba yang dilakukan anggota memang terjadi peningkatan pada tahun ini dan pihaknya juga telah memberikan sanksi tegas dengan memecat mereka yang sudah memiliki keputusan hukum tetap,” kata Yazid Fanani kepada sejumlah wartawan di
Mapolda Jambi.

Sedangkan, kata Yazid, untuk anggota polisi yang telah melakukan pelanggaran tindak pidana berbagai kasus hukum pada tahun ini ada tercatat sebanyak 18 orang atau terjadi penurunan dibandingkan tahun lalu yang tercatat ada 33 orang oknum polisi.

Sementara itu untuk jenjang kepangkatan, anggota Polda Jambi dan jajarannya yang dikenakan sanksi mulai teguran keras hingga pemecatan yakni untuk anggota berpangkat perwira menengah atau pamen di tahun ini ada enam orang, perwira pertama (pama) sebanyak 22 orang, bintara 359 orang dan pangkat tamtama ada dua orang.

“Saya sebagai pimpinan tertinggi di Polda Jambi, tidak akan tebang pilih dalam menenggakan hukum baik untuk kalangan masyarakat umum maupun anggotanya sendiri, dan jika bersalah haruslah diberikan sanksi tindakan tegas sesuai aturan dan prosedur yang ada,” tegas dia. (fa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here