Kabarjambi.net – Kucuran dana besar ke desa belum cukup banyak berhasil membentuk Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes. Terbukti, hingga kini baru di 26 desa yang sudah memiliki BUMDes.

Artinya, dari 205 desa, 179 desa di Kabupaten Merangin belum memiliki BUMDes. Kabid Bapermasdes Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Merangin, Duito Pebrizal, mengakui hal ini.

Ia mengatakan pertumbuhan pendirian BUMDes di Merangin terbilang lambat. Karena sudah beberapa tahun kucuran dana mengalir deras ke desa. Namun masih sangat minim desa yang memiliki BUMDes.

Dampaknya adalah target yang ditetapkan sampai akhir 2017 ini tidak bisa tercapai. Sehingga terpaksa dilakukan revisi target. Yakni pada 2018 untuk bisa terbentuk BUMDes di seluruh desa.

“Tidak mungkin sampai akhir tahun bisa terealisasi. Nanti diupayakan pada 2018 mendatang BUMDes bisa terbentuk di seluruh desa di Merangin,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Ia katakana, ada berbagai jenis usaha yang bisa dijalankan BUMDes. Mulai dari pengelolaan PLTMH, simpan pinjam, pasar desa, saprodi, dan usaha jasa.

Lalu apa penyebab minimnya BUMDes berdiri? “Kurangnya perhatian dan kepedulian kepala desa. Kita sering sosialisasi,” ujarnya lagi.(Marsis)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY