KabarJambi.net – Kepala Kantor Wilayah (KAKANWIL) Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (KEMENKUMHAM) Provinsi Jambi, Dwi Prasetyo Santoso mengatakan,  15.000 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kerinci, memiliki paspor namun enggan memperpenjang dan memilih tinggal di Malaysia.

“Karena rata-rata setelah tinggal mereka di Malaysia atau Singapura, merasa nyaman dia tidak mau mengurus perpanjangan paspornya, dan paspor sudah mati dibuang begitu saja, supaya tidak ditangkap maka mereka membuat pernyataan mau menjadi warga negara Malaysia, itu yang terjadi,” kata Dwi pada sejumlah wartawan usai peresmian Kantor Imigrasi kelas III Kerinci, Rabu (09/11/2016).

Dikatakan, Dwi bahkan mereka yang keluar menjadi TKI sudah menikah menjadi orang Malaysia, bahkan ada lagi yang Suaminya di Malaysia sedangkan Istrinya berada di kerinci. “Kan ini menyulitkan Pak Gubenrur seolah kesalahan dari Pak Gubernur, padahal ini kesalahan kita semua yang tidak mau memberikan sosialisasi dan mereka tidak mau menerima masukan atau pendapat,” jelas Dwi.(Afm)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY