KabarJambi.net – Diduga 11 warga Merangin tewas di lubang jarum sedalam 15 meter, saat melakukan aktifitas Pertambangan Emas Tampa Izin (PETI) .

Informasi yang beredar, mereka tertimbun longsor tanah dari atas hingga menutup saluran udara keluar.

Berdasrkan informasi sementara, TNI bersama anggota kepolisian melakukan pencarian di lokasi kejadian.

Anggota pun harus melakukan perjalan 2 jam menempuh perjalan air dari Simpang Parit kecamatan Renah Pembarap ke lokasi.

Informasi di lapangan, ke sebelas orang tersebut warga Kecamatan Pangkalan Jambu.

Tapi sayangnya, hingga kini belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian, sebab Kapolsek Sungai manau Masih menuju lokasi kejadian.

Salah Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, jika kejadian tersebut berkisar pukul 13.00 WIB, dimana di kedalaman 25 meter lobang galian yang di gali penambang emas jebol, dimasuki air sungai, sehingga penambang yang berada didalam lobang tak bisa menyelamatkan diri.

“Lobang yang di gali penambang itu bocor, dan air langsung masuk sehingga penambang tak sempat menyelamatkan diri,” cerita salah seorang warga.(Baz)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY